08 March 2014

Bangunan Candi Cangkuang

Bangunan Candi Cangkuang
Candi Cangkuang pertama kali ditemukan pada tanggal 9 Desember 1966. Saat ditemukan, bangunan Candi Cangkuang berupa pondasinya saja. Namun setelah melalui berbagai penelitian, akhirnya dilakukan pemugaran pada tahun 1974 hingga tahun 1976. Didekat area candi terdapat makam seorang tokoh yang menyebarkan agama Islam. Candi Cangkuang tidak lepas dari sejarah perjalanan agama di Indonesia. Peninggalan bersejarah berupa makam dan candi membuktikan bahwa adanya cerita tentang agama Islam dan Hindu.

Candi Cangkuang menjadi bagian dari sejarah abad ke-17, pada waktu itu masyarakat setempat masih menganut agama Hindu. Namun pada abad tersebut terjadi perubahan setelah seorang panglima perang dari kerajaan Mataram yang bernama Mbah Dalem Arief Muhammad tidak kembali ke kerajaannya ketika bertempur dengan tentara VOC di Batavia. Arief Muhammad pun akhirnya menetap di Desa Cangkuang dan mulai menyebarkan agama Islam, hingga masyarakat setempat seluruhnya beralih memeluk Islam.

Di dalam bangunan candi terdapat patung Dewa Shiwa. Konon dibawah patung tersebut ditemukan sumur dengan kedalaman tujuh meter. Suasana di lokasi tersebut masih terlihat alami, bangunan candi cangkuang yang terawat bersih berada dibawah rimbunnya pepohonan berumur ratusan tahun menjadi saksi bisu sepanjang perjalanan sejarah.

0 comments:

Post a Comment